Oct 12, 2008

Huawei Terima 3 Sertifikasi Wave 2

Dengan perolehan tiga sertifikasi Wave 2 tersebut semakin memperlihatkan kemampuan Huawei dalam menyediakan solusi end-to-end WiMAX yang menyeluruh dengan interoperabilitas tinggi bagi operator.

Ketiga sertifikasi ini membuat Huawei sebagai salah satu pemilik produk bersertifikasi Wave 2 end-to-end terbanyak. Uji sertifikasi Wave2 yang ketat ini dilakukan di laboratorium nirkabel AT4, Laboratorium Utama Forum WiMAX.

“Kami sangat senang mendapatkan sertifikasi Wave 2 untuk terminal produk pusat dan terminal produk kami. Ini adalah bukti atas kualitas dan kemapanan dari solusi WiMAX end-to-end kami yang memiliki interoperabilitas tinggi,” jelas Mr. Zhao Ming, Presiden Lini Produk CDMA & WiMAX Huawei.

Interoperabilitas adalah hal yang sangat penting atas pengembangan teknologi komunikasi; Huawei berkomitmen kuat untuk mengedepankan proses pengembangan ini dan bangga menjalankannya.

Huawei WiMAX DBS3900 dibuat berdasarkan standard penyatuan terminal pusat generasi paling terbaru dari Huawei yang mendukung fungsi multi-mode, seperti WiMAX dan GSM.

WiMAX DBS3900 telah melalui pengujian di jalur bandwith 5M dan 10M menurut versi pengujian terbaru Wave2, yaitu CRS2.5.0, memastikan operator dengan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas ketika menggunakan jaringan WiMAX mobile.

Kemudian, DBS3900 juga sepenuhnya mendukung Interoperability-Multi Input Multi Output (IO-MIMO) yang dapat meningkatkan jangkauan, data-rates dan keandalan dengan secara simultan mengirim dan menerima data dengan menggunakan banyak antena. Oleh karena itu, WiMAX DBS3900 yang dilengkapi dengan teknologi MIMO dapat mengurangi CAPEX dan OPEX secara signifikan bagi operator.

BM325, kartu data USB dari WiMAX yang inovatif, dan BM625, Customer Premise Equipment (CPE) dari WiMAX, yang menyediakan pengguna-akhir dengan alat untuk merasakan layanan broadband selagi beraktivitas.

Kedua produk lulus melewati seluruh persyaratan pengujian Wave 2 lebih cepat dibandingkan dengan vendor lainnya, dan Huawei adalah perusahaan pertama yang memiliki dua terminal WiMAX yang lulus melewati pengujian dalam waktu bersamaan.

Dengan ketiga alat sekarang terbukti sesuai dan dapat digunakan sepenuhnya dengan alat WiMAX bersertifikasi Wave 2 milik vendor lain meningkatkan kepercayaan diri operator untuk meluncurkan layanan jasa WiMAX komersial.

Sertifikasi Wave2 adalah versi terbaru dari Standard WiMAX yang dikeluarkan oleh Forum WiMAX untuk membantu dalam menstimulasi standardisasi dan efisiensi dari berbagai jenis produk WiMAX diantara rantai industri manufaktur. Produk-produk yang telah melewati sertifikasi Wave2 akan mampu untuk beroperasi dengan titik akses WiMAX milik vendor lain dan alat-alat lainnya yang telah melewati proses sertifikasi yang sama. [O1]

Jun 27, 2008

Cinta Laura Digugat Rp2 Miliar


Bintang belia layar lebar dan layar kaca, Cinta Laura (14) ditemui wartawan di sela-sela pentas Pestaphoria bersama Once di The Rock Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2008) malam.

JAKARTA, JUMAT -- Cinta Laura kembali tersandung persoalan. Gara-gara tak menanggapi somasi pihak MD Ententainment, ia digugat Rp2 miliar.

"Cinta Laura ingkar janji karena tidak memenuhi kontrak eksklusifnya," kata Elza Syarief, pengacara MD Entertainment. MD mengambil langkah hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena melihat tidak adanya niat baik dari pihak Cinta Laura untuk menyelesaikan masalah ini.

25 Juni 2008, MD melaporkan Herdiana, Kiki, Cinta Laura sebagai tergugat I, Hermawan sebagai tergugat II dan Sinemart sebagai turut tergugat yang harus melaksanakan perjanjian atau ganti rugi I materil kepada pihak MD Entertainment sejumlah Rp2 Miliar. Gugatan ini terdaftar dengan nomor perkara 208/PDTG/2008/PN Jakarta Pusat. Ganti rugi tersebut dianggap pantas karena pihak MD merasa dirugikan akibat tergugat melanggar perjanjian.

Namun Herdiana, orang tua Cinta Laura, menganggap tuntutan MD tak masuk akal. Pasalnya Cinta sudah memenuhi segala aturan yang ada. Ia bahkan menganggap MD yang memutuskan kontrak secara sepihak.(kompas.com)